Guys, Read this.. & Well as for girls

  • Boy: I broke up with her.
  • His Best Friend: What happened?
  • Boy: She’s just too much for me.
  • His Best Friend: What makes you say that? What did she do wrong?
  • Boy: Well, for one.. She only cared about her appearance. Always had to look good, always took forever to get dressed! So insecure..
  • His Best Friend: So, you broke her heart because she wanted to keep your eyes locked on her? She wanted you to see that you have the prettiest girl under your sleeve and not think otherwise? I see..
  • Boy: Oh.. Well.. She’d often call me or text me asking where I am, who I’m with, telling me not to smoke, not to drink. She’s so clingy!
  • His Best Friend: So, you broke her heart because she cares about your well being? Because she cares about you a lot? And her greatest fear is losing you. I see..
  • Boy: But.. Uhh.. Well, she’d always cry when I say something slightly mean. She can’t handle anything. She’s a crybaby!
  • His Best Friend: So, you broke her heart because she has feelings? And because she just wanted to hear you say you love her? I see..
  • Boy: I.. Well! You know, she’d get jealous easily. I could barely talk to other girls! She’s so annoying! I had to hide it from her so she wouldn’t bitch about it.
  • His Best Friend: So, you broke her heart because she just wanted you to commit to her? She thought you were faithful, but you lied so she could find out later and hurt even more? She just wanted the guy she loves the most to love only her. I see..
  • Boy: Well, she..
  • His Best Friend: You broke up with her because she’s good for you? She just wanted the best for you? She’s broken now because you were selfish. Are you proud?
  • Boy: I broke her heart.. Because I couldn’t see what was happening.. What happened to me?
  • His Best Friend: You lost the girl that loved you like no one else could. You see? You didn’t want her when all she ever wanted was you. THAT’S what happened.

96,438 notes

  • Me: dear God, my prince keeps hurting me :'( what should i do?
  • God: leave the prince! you deserve a king

pernah ada yang bertanya, “kamu pasti mikir dia adalah cowok yang paling sempurna yah? sampe kamu belom bisa ngelupain dia sampe sekarang?”

dan aku langsung tertawa, lebih tepatnya menertawakan pernyataannya :p ups! sorry girl, no offense.. but, hey! we’re not teenager anymore.. and i’m not involved at such a blind love *laugh* pernah denger yang namanya mencintai kekurangan? sekarang aku sedang mempelajarinya..

i don’t see him such a flawless guy.. of course he has some weaknesses.. but the fact that, i’m just falling in love with him… and i don’t think that he ever realize how much i love him..

i’m spending my time every night, in front of my laptop just because i want to chat with him.. even though, i would prefer to talk to him by phone… but he always busy with his job, and sometimes i think that i’m just a distraction for him.. and at the end, he just left me with no words.. such a pathetic, isn’t it? but i have no right to complaint anymore… i’m nobody to him…

and now.. i’m here, crying myself to sleep, wondering what should i do to my breaking heart?! if anyone, especially him, doesn’t even care about the pieces of my heart, well it’s time to rescue it myself.. i must value myself..

i loved him before, i love him now, and i will love him till… hmm, i myself never know how long it will last…

ketika engkau memutuskan untuk mencintai seseorang, tetaplah mencintainya meskipun keadaan telah berubah

yeah.. i’ll do.. i wish he knew it…

God, please take a good care of him with Your great arms… amin…
doaku dari jauh untukmu

Tuhan… apa kabar? sepertinya sudah lama sekali sejak kita terakhir kali berbincang seperti ini yah.

Tuhan, mereka bilang tahun 2012 ini adalah akhir zaman alias bakal kiamat, benarkah itu? terus terang aku tidak percaya pada yang mereka katakan, walaupun sesungguhnya aku tahu tanda-tanda itu semakin mendekat.

Tuhan, jika saja akhir zaman memang telah dekat, aku hanya ingin mengingatkan satu hal kepada-Mu. apakah Engkau lupa untuk menulis lanjutan cerita cintaku? karena semuanya terasa menggantung saat ini, terasa tidak jelas, absurd, kabur.

Tuhan, aku mohon kepada-Mu, tolong lanjutkanlah cerita cintaku, atau adakah Engkau terlalu sibuk tuk melanjutkan menulis? lalu kepada siapa lagi aku harus berbicara?!

Tuhan, salahkah jika aku mencintainya? bolehkah aku terus mencintainya?

satu tahun tiga bulan… sudah selama itu aku berusaha untuk melupakannya, dan selalu gagal! sudah selama itu aku jatuh bangun menentang perasaanku sendiri. terkadang ia membuatku tersenyum sepanjang hari, tapi tak jarang juga ia membuatku menangis sampai tertidur.

Tuhan, aku ingin mengadu, sepertinya dia jahat kepadaku! dia membiarkanku merasakan kerinduan ini seorang diri, dia membiarkan aku menangisinya di tiap malam, dia membiarkanku menunggunya dengan tanpa kepastian.

atau… sebenarnya aku yang bodoh? Tuhan, mungkin memang aku yang bodoh! aku tak bisa menentang perasaanku sendiri, aku membiarkan hatiku dipenuhi oleh rasa rindu kepadanya, aku membiarkan otakku terus-menerus memikirkannya, aku membiarkan air mataku terus mengalir hanya karenanya.

Tuhan, dulu ada hari-hari di mana aku selalu bertanya-tanya mengapa Engkau menuliskan cerita cinta yang seperti ini kepadaku. tapi sekarang rasanya aku sudah terlalu lelah untuk menebak-nebak jalan pikiran-Mu.

hanya saja Tuhan, aku mohon, tulislah kembali cerita cintaku. entah dengan tokoh yang sama, atau berikanlah tokoh yang berbeda. bantu hatiku, Tuhan….

cause the spaces between my fingers are right where yours fit perfectly…
(Owl City - Vanilla Twilight)

cause the spaces between my fingers are right where yours fit perfectly…

(Owl City - Vanilla Twilight)

aku tidak tahu apakah aku masih memiliki kekuatan untuk mencintai lagi….. T_T

Oktober

“is this love? coz i miss you so…”

2 years later….

“sepertinya memang sudah waktunya menutup buku ini, menyimpannya, dan mulai menulis sesuatu yang baru… maaf…”

***

kejadian waktu itu membuatku berpikir, kenapa kamu menghindar? apa yang salah? apa yang telah kulakukan? mungkinkah kamu memang sengaja karena…… ah, entahlah rasanya otakku terlalu penuh.

mungkin karena ini, mungkin karena itu… ah, aku lelah T_T

tidak peduli apapun yang telah kulakukan, kamu tidak akan pernah lagi ‘melihatku’. terkadang aku berpikir, mungkin aku tercipta untuk tidak terlihat, tidak terdengar, dan….. terabaikan…

selama sepuluh bulan ini aku merasa sangat lelah. fisik dan mentalku benar-benar diuji. rasanya sulit sekali hanya untuk menjadi seorang teman bagimu. tapi tetap saja aku lakukan, meski rasanya sakit.

lebih dari dua tahun aku menunggumu. menunggumu dalam sakit. menunggumu dalam cemas. menunggumu dalam rasa takut.

makin lama semuanya makin terasa sakit, maka dari itu sebulan yang lalu aku memutuskan untuk berhenti menunggumu. otakku memutuskan demikian, bibirku pun berucap hal yang sama. tetapi…. hatiku tidak dapat berbohong, entah disadari atau tidak, hatiku masih menunggumu.

selama ini aku benar-benar berusaha menjadi seorang teman yang baik. kamu tidak akan pernah mengerti betapa sulitnya hal itu bagiku. menjadi seorang teman itu artinya aku hanya dapat mencintaimu dalam diam, merindukanmu dalam diam, dan mencemburuimu dalam diam.

bahkan terkadang aku hanya dapat memandangi namamu dari layar persegi ini. memandangi sampai air mataku mengalir. menahan diri untuk tidak menyapamu karena aku takut mengganggu.

atau terkadang aku harus mengumpulkan keberanianku untuk menyapamu, hanya untuk mengetahui keadaanmu dan hari-harimu. salahkah aku? mungkin iya, karena itulah kamu bersikap seperti itu terhadapku. maaf… aku tidak pernah menyadari kalau selama ini aku telah mengganggumu :’( maaf kalau selama ini aku telah menghalangimu untuk memulai cerita yang baru…

masku… maukah kamu membantuku untuk terakhir kalinya? mungkin bagimu aku hanyalah seseorang yang mengganggu, tapi bisakah kamu menjaga apa yang selama ini telah kita miliki? aku tidak meminta apapun, aku hanya ingin kamu menjaganya di dalam hatimu.

aku harap… suatu hari nanti aku akan benar-benar bisa menganggapmu sebagai masku… karena mungkin kamu tidak pernah tahu, tapi dari dulu aku selalu ingin mempunyai seseorang yang bisa aku panggil…… mas….

mmm.. mungkin aku ini memang tidak terlihat, atau kamu yang tidak bisa melihatku dengan jelas? tapi aku selama ini selalu bisa melihatmu, meski kamu tidak melihatku. entah kamu sadari atau tidak, tapi aku ada di sana, dan selalu ada untuk memberikan….. cahaya….

Oktober adalah bulan di mana kamu mulai menulis cerita ini, dan di bulan ini pula kamu memutuskan untuk menutup buku ini. dan aku? seperti biasa.. tidak ada yang bisa aku lakukan, karena kamu dari dulu memang tidak pernah bertanya kepada hatiku.

***

2 years ago

“eh, sorry boleh ga kalo aku ganti status jadi in a relationship?”

“in a relationship sama siapa?”

“ya ga perlu ditulis sama siapanya, yang penting diganti aja”

“aku bukan nanya ditulis ato engga, tapi beneran nanya in a relationshipnya ama siapa?”

“sama kamu, boleh ga?”

***

p.s.: mungkin kamu lupa, tapi kamu masih ada janji kepadaku….

call me please….

hanya ingin mendengar suaramu… ingin ditenangkan hanya dengan suaramu… :’(

call me please…. hanya ingin mendengar suaramu… ingin ditenangkan hanya dengan suaramu… :’(